<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Deniar's Diary Blog</title>
	<atom:link href="http://daily.deniar.net/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://daily.deniar.net</link>
	<description>Hanya sekedar curhatan harian</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Aug 2010 17:29:04 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Hobi baruku: Rakit Model Plastik Gundam</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/08/15/hobi-baruku-rakit-model-plastik-gundam/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/08/15/hobi-baruku-rakit-model-plastik-gundam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 17:28:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[gundam]]></category>
		<category><![CDATA[hobby]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang aku punya hobi baru, rakit model plastik Gundam. Hobi yang sudah kutaksir sejak kecil, tapi maklum dulu gak kesampaian karena untuk membeli satu model Gundam cukup merogoh kocek yang lebih mahal daripada sebuah kaset super nintendo pada waktu itu. Sekarang bolehlah, punya uang, punya hobi yang sedikit butuh effort duit.

Aku sebenernya gk terlalu mengikuti [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang aku punya hobi baru, rakit model plastik Gundam. Hobi yang sudah kutaksir sejak kecil, tapi maklum dulu gak kesampaian karena untuk membeli satu model Gundam cukup merogoh kocek yang lebih mahal daripada sebuah kaset super nintendo pada waktu itu. Sekarang bolehlah, punya uang, punya hobi yang sedikit butuh effort duit.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 514px"><a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=4958418&amp;l=d23451be22&amp;id=606223758"><img class=" " title="My Collection Gundam" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs291.snc4/40888_424018338758_606223758_4958418_249930_n.jpg" alt="My Collection Gundam" width="504" height="378" /></a><p class="wp-caption-text">My Collection Gundam</p></div>
<p><span id="more-326"></span></p>
<p>Aku sebenernya gk terlalu mengikuti serial Gundam. Terakhir cukup mengingat model-model pada Gundam Wing Series, itupun karena ada gamenya di Super Nintendo.</p>
<p>Untuk satu model Gundam bisa berkisar 100rb s.d. jutaan rupiah. Bahkan ada juga jenis KW nya atau keluaran China KW ( biasanya Hongli atau Dragon ). Yang orisinil adalah keluaran Bandai. Harganya pun bisa dua kali yang KW. Dari plastiknya memang sudah beda jauh. Untuk ukurannya pun berbagai, ada model 1/144, 1/100 , sampai rasio yang lebih kecil. Semakin kecil rasionya semakin besar model rakitannya.</p>
<p>Hobi ini tidak sekedar merakit, tetapi bisa berkembang ke berbagai finishing touch. Mulai dari sekedar me-lining dan marking, sampai air-brushing. Awalnya mencoba satu yaitu Gundam Astray Red Frame 1/144, kemudian bertambah Gundam Kyrios 1/100. Kemudian pernah juga nyoba merek Hongli, Throne Eins 1/144. Ternyata susah juga merakit yang Hongli. Part2nya sering kurang pas, sehingga musti kikir2, potong2, n lem2 sedikit. Justru ini menambah tingkat kesulitan ( ada yang tertarik ? ).</p>
<p>Sekarang lagi project menyelesaikan Gundam RX93 v2 Hi-V Gundam HG 1/144, sama satu lagi OO Raiser + GN &amp; Sword III 1/144. Akhirnya selain hobi sendiri, juga coba jualan. Ini habis borong banyak Gundam. Lapak belum dibuka? Mungkin ada yang sudah berminat? He he&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/08/15/hobi-baruku-rakit-model-plastik-gundam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengirim file gambar dari Nokia ke Blackberry via Bluetooth</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/06/12/mengirim-file-gambar-dari-nokia-ke-blackberry-via-bluetooth/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/06/12/mengirim-file-gambar-dari-nokia-ke-blackberry-via-bluetooth/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 13:59:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/2010/06/12/mengirim-file-gambar-dari-nokia-ke-blackberry-via-bluetooth/</guid>
		<description><![CDATA[Habis berhasil posting dari Blackberry, sekarang bingung gimana nerima hasil jepretan dari ponsel lain ke blackberry gemini via bluetooth. Secara kualitas hasil jepretan dari blackberry gemini tidak terlalu bagus.  Kalau langsung tidak bisa. Ternyata ada triknya. 
Di sini aku pakai Nokia 5800 karena ponsel ini yg hasil jepretannya terbaik dr semua ponsel yg kupunya.
Pertama, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Habis berhasil posting dari Blackberry, sekarang bingung gimana nerima hasil jepretan dari ponsel lain ke blackberry gemini via bluetooth. Secara kualitas hasil jepretan dari blackberry gemini tidak terlalu bagus.  Kalau langsung tidak bisa. Ternyata ada triknya. </p>
<p>Di sini aku pakai Nokia 5800 karena ponsel ini yg hasil jepretannya terbaik dr semua ponsel yg kupunya.</p>
<p>Pertama, pastikan bahwa blackberry dan ponsel telah berpasangan (paired). Setelah itu buka gallery images di blackberry, pilih menu (tombol blackberry) kemudian pilih &#8216;Receive from Bluetooth&#8217;. Baru kemudian kirim dari ponsel lain. Dan berhasil.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
<p>Berikut adalah hasilnya</p>
<p><a href="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/gundam-astra.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/gundam-astra.jpg" alt="" title="gundam-astra.jpg" width="640" height="480" /></a></p>
<p><a href="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/gundam-astra-2.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/gundam-astra-2.jpg" alt="" title="gundam-astra-2.jpg" width="360" height="480" /></a></p>
<p><a href="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/12062010074.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/12062010074.jpg" alt="" title="12062010074.jpg" width="360" height="480" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/06/12/mengirim-file-gambar-dari-nokia-ke-blackberry-via-bluetooth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coba Posting Blog dari Wordpress for Blackberry 1.2.1</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/06/12/coba-posting-blog-dari-wordpress-for-blackberry-121/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/06/12/coba-posting-blog-dari-wordpress-for-blackberry-121/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Jun 2010 13:19:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[blackberry]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/2010/06/12/coba-posting-blog-dari-wordpress-for-blackberry-121/</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"<a href="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/img00015-20100612-2017.jpg"><img class="alignnone size-full" src="http://daily.deniar.net/wp-content/uploads/2010/06/img00015-20100612-2017.jpg" alt="Coba upload dari Blackberry" title="Coba upload dari Blackberry" width="640" height="480" /></a>
<p class="wp-caption-text">Coba upload dari Blackberry</p>
</div>
<p><B>Hello world,</B> kata2 itu yg biasa kita ucapkan untuk testing sebuah program, atau saat kita testing aktivasi blog kita. Sekarang aku lg nyoba kirim posting dari blackberry geminiku.</p>
<p>Setelah nyobain testing kirim beserta gambarnya mungkin cara ini bisa jadi alternatif buat keep posting di blog. </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/06/12/coba-posting-blog-dari-wordpress-for-blackberry-121/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Silakan tetap share di Artikel &#8216;Alasan memilih Nokia 5800&#8242;</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/05/18/silakan-tetap-share-di-artikel-alasan-memilih-nokia-5800/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/05/18/silakan-tetap-share-di-artikel-alasan-memilih-nokia-5800/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 May 2010 07:29:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[nokia 5800]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=314</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lama sekali rasanya tidak beraktivitas di dunia blog, setiap kali rasanya kangen untuk menulis. Tetapi selalu saja banyak hal yang bikin batal ngeblog lagi. Apalagi menanggapi postinganku tentang &#8216;Alasan memilih Nokia 5800&#8216; yang setiap saat selalu saja banyak yang kirim komentar berupa sharing informasi dan pertanyaan.
Dibilang usang juga tidak, sekarang Nokia 5800 mulai tertutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 567px"><img title="Alasan Memilih Nokia 5800" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/alasan-memilih-nokia-5800.jpg" alt="Alasan Memilih Nokia 5800" width="557" height="336" /><p class="wp-caption-text">Alasan Memilih Nokia 5800</p></div>
<p>Sudah lama sekali rasanya tidak beraktivitas di dunia blog, setiap kali rasanya kangen untuk menulis. Tetapi selalu saja banyak hal yang bikin batal ngeblog lagi. Apalagi menanggapi postinganku tentang <a title="Alasan Memilih Nokia 5800" href="http://www.deniar.net/alasan-pribadi-mengapa-memilih-nokia-5800/" target="_blank">&#8216;Alasan memilih Nokia 5800</a>&#8216; yang setiap saat selalu saja banyak yang kirim komentar berupa sharing informasi dan pertanyaan.<span id="more-314"></span></p>
<p>Dibilang usang juga tidak, sekarang Nokia 5800 mulai tertutup dengan gadget2 keluaran terbaru. Dulu di eranya Nokia 5800 sangat berjaya dan sampai saat ini pun kurasa penggemarnya masih banyak, termasuk pemburu Nokia 5800 yang setia menanti baru membali ketika harga sudah benar-benar turun. Well, aku sendiri pun sekarang sudah mulai jarang menggunakan Nokia 5800. Pemutar musik pun aku ganti dengan<a title="iPod Touch" href="http://daily.deniar.net/2010/01/19/my-new-ipod-touch/" target="_blank"> iPod Touch 3rd gen 32GB</a>. Dan untuk telepon genggam aku sudah mulai beralih ke Blackberry Gemini white, karena kebutuhan untuk push mail email kantor.</p>
<p>Dan sekarang pun aku tidak terlalu update tentang Nokia 5800, bahkan belum update firmware terakhir. Meskipun begitu, aku tetap mendukung aktivitas share informasi dan pertanyaan yang dilontarkan. Dan alangkah lebih baiknya kalau teman-teman yang sering menongkrongi artikel ku tersebut ikut membantu menjawab. Karena malu (mengakui) sudah tidak terlalu update tentang Nokia 5800. Sayang dibuang, malu ikut nimbrung. Jadi silakan tetap beraktivitas di artike tersebut.</p>
<p>Syukur-syukur bisa membawa kembali artikelku tersebut ke top search google keyword &#8216;Nokia 5800&#8242; di halaman pertama. Seluruh komentar yang bukan spam akan aku approve secepat mungkin, tetapi mohon maaf kalau tidak dijawab. Mungkin sesekali akan nongkrongin juga.</p>
<p>So keep share!</p>
<p>Original Post:<a href="http://daily.deniar.net"> http://daily.deniar.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/05/18/silakan-tetap-share-di-artikel-alasan-memilih-nokia-5800/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi keypad home screen Nokia 5800 yang bermasalah</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/02/26/mengatasi-keypad-home-screen-nokia-5800-yang-bermasalah/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/02/26/mengatasi-keypad-home-screen-nokia-5800-yang-bermasalah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 00:42:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[nokia 5800]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=312</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa bulan ini Nokia 5800 ku bermasalah. Tombol key di home tidak mau muncul dan tidak beraksi apapun ketika dipencet. Ternyata cukup di soft reset dengan men-dial *#7370# kemudian memasukkan lock code Nokia 5800 kamu (default 12345). Dan setelah reset berhasil, fungsi2 keypad norma kembali.
Cara ini juga berhasil di Firmware v40. Sebagai tips kalau bingung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://s59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/?action=view&amp;current=nokia-5800-xpressmusic-08111.jpg&amp;newest=1"><img class="aligncenter" title="Nokia 5800" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/nokia-5800-xpressmusic-08111.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Beberapa bulan ini Nokia 5800 ku bermasalah. Tombol key di home tidak mau muncul dan tidak beraksi apapun ketika dipencet. Ternyata cukup di soft reset dengan men-dial *#7370# kemudian memasukkan lock code Nokia 5800 kamu (default 12345). Dan setelah reset berhasil, fungsi2 keypad norma kembali.</p>
<p>Cara ini juga berhasil di Firmware v40. Sebagai tips kalau bingung bagaimana men-dial *#7370# bisa dengan masuk ke &#8216;menu&#8217; (tombol putih) kemudian di menu tekan tombol hijau. Sebelumnya Nokia 5800 ku tidak beraksi apapun ketika ditekan tombol hijau di home screen.</p>
<p>Selamat mencoba</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/02/26/mengatasi-keypad-home-screen-nokia-5800-yang-bermasalah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nike plus, lari plus, enjoy plus pokoke plus lah</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/01/25/nike-plus-lari-plus-enjoy-plus-pokoke-plus-lah/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/01/25/nike-plus-lari-plus-enjoy-plus-pokoke-plus-lah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Jan 2010 16:37:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[ipod touch]]></category>
		<category><![CDATA[nike plus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Setelah dapet rasukan dari Adham Somantrie untuk join lariplus, akhirnya semakin berasa iPod Touch ku lebih bermanfaat. Dengan sebuah sensor dari nike plus, yang (seharusnya) dipasang di sol sepatu (tetapi cukup kutempel di lidah sepatu) kita bisa mengukur jarak, waktu, dan kecepatan lari kita. Dan hasilnya pun dapat kita unggah di website nike running, compare [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 402px"><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/ipodtouchandnikeplus.jpg"><img title="iPod Touch and nike plus" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/ipodtouchandnikeplus.jpg" alt="iPod Touch and nike plus" width="392" height="294" /></a><p class="wp-caption-text">iPod Touch and nike plus</p></div>
<p>Setelah dapet rasukan dari <a title="Adham Somantrie" href="http://adha.ms" target="_blank">Adham Somantrie</a> untuk join lariplus, akhirnya semakin berasa iPod Touch ku lebih bermanfaat. Dengan sebuah sensor dari nike plus, yang (seharusnya) dipasang di sol sepatu (tetapi cukup kutempel di lidah sepatu) kita bisa mengukur jarak, waktu, dan kecepatan lari kita. Dan hasilnya pun dapat kita unggah di website nike running, compare sama teman-teman kita. <span id="more-307"></span></p>
<p>Jadi sensasi baru dalam berolah raga, sambil dengerin lagu lewat iPod Toch sambil jogging dan mengukur performansi kita. Selain itu kita bisa ikutan juga program coach yang disarankan dalam sistem ini.</p>
<p>Dan hebatnya lagi, aku coba pasang alat sensornya di ban motor (yang kuanggap mewakili rotasi kaki) dan kucoba keliling komplek, ternyata tidak bisa dimanipulasi. Memang sudah terkonfigurasi untuk mendeteksi gerakan lari. Atau tidak juga seperti alat pengukur langkah (seperti di iklan &#8216;Sepuluh ribu langkah&#8217;) yang sebenarnya dapat dimanipulasi dengan menggoncangkan alat untuk menghasilkan lebih banyak langkah.</p>
<h2>Original Source</h2>
<p>This posting is taken from deniar&#8217;s blog: <a href="http://daily.deniar.net">http://daily.deniar.net</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/01/25/nike-plus-lari-plus-enjoy-plus-pokoke-plus-lah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>My new iPod Touch</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2010/01/19/my-new-ipod-touch/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2010/01/19/my-new-ipod-touch/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 12:06:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[ipod touch]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu ngiler Gita beli hape baru 6760 (menjual Nokia 5800 lamanya yang kembar denganku). Jadi kepengen punya hape baru, tapi masih sayang dengan Nokia 5800 ku yang kalau dijual sekarang harganya jatuh.
Akhirnya inget banget, dulu kepengen beli iPod Touch. Dan akhirnya pun kuputuskan membelinya di Emax store Mall Ambasador. Cari yang 8GB [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 316px"><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/ipodtouch.jpg"><img title="iPod Touch" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/ipodtouch.jpg" alt="iPod Touch" width="306" height="408" /></a><p class="wp-caption-text">iPod Touch</p></div>
<p>Beberapa hari yang lalu ngiler Gita beli hape baru 6760 (menjual Nokia 5800 lamanya yang kembar denganku). Jadi kepengen punya hape baru, tapi masih sayang dengan Nokia 5800 ku yang kalau dijual sekarang harganya jatuh.</p>
<p>Akhirnya inget banget, dulu kepengen beli iPod Touch. Dan akhirnya pun <span id="more-303"></span>kuputuskan membelinya di Emax store Mall Ambasador. Cari yang 8GB 3rd Gen ternyata sudah susah dicari, akhirnya dengan berbekal cicilan 0% dari BCA kubeli iPod Touch yang 32GB 3rd Gen. Bonus Silicon Case dan satu edisi majalah iCreate. Susah emang menahan diri untuk beli gadget. Beginilah gairah shoppingnya laki-laki. Ah mumpung belum kawin, ini saatnya memanjakan diri setidaknya untuk terakhir kali (semoga) sebelum menikah. Kalau sudah menikah harus pikir-pikir lagi dan meminta saran dari istri.</p>
<p>Well, kesan pertama excited banget sama iPod Touch. Dan ini pula akhirnya aku bisa bergabung dengan jemaah Apple <img src='http://daily.deniar.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , jadi lebih pede beli majalah2 tentang Mac/Apple walau berbekal sebuah iPod Touch. Sekarang jadi punya banyak kerjaan, merapikan lagu-lagu dan memilah-milah mana lagu2 yang kualitasnya masih jelek atau ada suara2 mengganggu, karena file unduhan dari source yang kurang bagus. Sekarang jadi lebih tertarik beli CD untuk di ripping. Pokoknya pengen iPod Touch nya rapi.</p>
<p>iPod Touch itu sync, bukan copy paste. Terbiasa copy lagi ke Nokia 5800, eh waktu nyolokin iPod Touch jadi bingung. Gimana caranya copy lagunya ya? Ternyata musti sync (not copy) via iTunes. Download aplikasi juga via iTunes Store (app store).</p>
<p>Sekarang memposisikan iPod Touchku untuk membantu lebih ke arah produktivitas. Hmmm.. dimulai dengan apa ya?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2010/01/19/my-new-ipod-touch/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Coba test speed XL Unlimited vs Volume Based vs Flash Volume Based dgn SpeedTest.net</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2009/11/01/coba-test-speed-xl-unlimited-vs-volume-based-vs-flash-volume-based-dgn-speedtestnet/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2009/11/01/coba-test-speed-xl-unlimited-vs-volume-based-vs-flash-volume-based-dgn-speedtestnet/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 07:41:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[flash]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[speedtest]]></category>
		<category><![CDATA[xl]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=300</guid>
		<description><![CDATA[
Beberapa hari yang lalu nitip beliin Gita XL Internet Unlimited. Pengen nyobain dan bandingin sama Telkomsel Flash punyaku. Salah satu alasannya adalah, karena Telkomsel Flash tidak tembus di kamar kostanku. Selain itu daerah Pramuka-Utan Kayu katanya padat pengguna Telkomsel. Testing dilakukan pada hari Minggu 1 November 2009 sekitar pukul setengah 2 siang. Lokasi di daerah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/compare-bandwith.jpg"><img class="aligncenter" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/compare-bandwith.jpg" alt="" width="580" height="320" /></a></p>
<p>Beberapa hari yang lalu nitip beliin Gita XL Internet Unlimited. Pengen nyobain dan bandingin sama Telkomsel Flash punyaku. Salah satu alasannya adalah, karena Telkomsel Flash tidak tembus di kamar kostanku. Selain itu daerah Pramuka-Utan Kayu katanya padat pengguna Telkomsel. <span id="more-300"></span>Testing dilakukan pada hari Minggu 1 November 2009 sekitar pukul setengah 2 siang. Lokasi di daerah Kampung Utan &#8211; Ciputat. Dan test ini dilakukan terhadap variabel-variabel yang dimiliki karena punyanya hanya XL Unlimited, XL Volume Based, dan Tsel Flash. Tidak dibandingkan dengan provider lain karena memang pada saat ini belum punya  ^_^. Testing dibandingkan dengan SpeedTest.net dan dari statistik bawaan Modem. Modem menggunakan Huawei E156G. Berikut adalah hasil-hasilnya</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 596px"><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/result-bandwith-compare-xl-unlimite.jpg"><img title="Hasil Testing dari SpeedTest.net" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/result-bandwith-compare-xl-unlimite.jpg" alt="Hasil Testing dari SpeedTest.net" width="586" height="400" /></a><p class="wp-caption-text">Hasil Testing dari SpeedTest.net</p></div>
<p>Dari capture di atas terlihat bahwa memang performansi untuk unlimited XL dibandingkan Volume Based baik itu XL maupun Telkomsel Flash jelas lebih rendah. Wajarlah karena unlimited. Berikut juga statistik yang dicapture di modem ketika proses testing melalui speedtest.net</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 590px"><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/result2-bandwith-compare-xl-unlimit.jpg"><img title="Hasil capture dari modem" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/result2-bandwith-compare-xl-unlimit.jpg" alt="Hasil capture dari modem" width="580" height="238" /></a><p class="wp-caption-text">Hasil capture dari modem</p></div>
<p>Dari statistik tersebut nampak kalau volume based bisa mencapai peak yang lebih tinggi. Kalau XL unlimited seperti dibatasi pada suatu titik puncak speed tertentu. Well, kalau dilihat dari perbandingan performansi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2009/11/01/coba-test-speed-xl-unlimited-vs-volume-based-vs-flash-volume-based-dgn-speedtestnet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Deniar Dipanggil TVOne masalah kriminalitas via Facebook</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2009/10/26/deniar-dipanggil-tvone-masalah-kriminalitas-via-facebook/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2009/10/26/deniar-dipanggil-tvone-masalah-kriminalitas-via-facebook/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 14:55:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[tv one]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=295</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hallo, Selamat malam Pak Deniar. Saya XXX dari TVOne. Saya dapat rekomendasi dari ***** mengundang untuk jadi nara sumber di acara Apa Kabar Indonesia&#8230;&#8221; weh langsung kaget aku. Ada apa ini, bumi gonjang-ganjing&#8230; tuk..tuk.. tuk..
Kemaren malem dihubungi oleh salah satu tim Apa Kabar Indonesia dari TVOne. Untuk datang sebagai nara sumber masalah kriminalitas (penculikan) yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 331px"><a href="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/apakabarindonesia-tvone.jpg"><img title="Apa Kabar Indonesia - TV One" src="http://i59.photobucket.com/albums/g281/photo_deniar/diary/apakabarindonesia-tvone.jpg" alt="Apa Kabar Indonesia - TV One" width="321" height="256" /></a><p class="wp-caption-text">Apa Kabar Indonesia - TV One</p></div>
<blockquote><p>&#8220;<em>Hallo, Selamat malam Pak Deniar. Saya XXX dari TVOne. Saya dapat rekomendasi dari ***** mengundang untuk jadi nara sumber di acara Apa Kabar Indonesia&#8230;</em>&#8221; weh langsung kaget aku. Ada apa ini, bumi gonjang-ganjing&#8230; tuk..tuk.. tuk..</p></blockquote>
<p><span id="more-295"></span>Kemaren malem dihubungi oleh salah satu tim Apa Kabar Indonesia dari TVOne. Untuk datang sebagai nara sumber masalah kriminalitas (penculikan) yang terjadi via situs jejaring social (Facebook). Memang berita ini lagi hot di media. Tentang penculikan seorang anak (gadis) oleh seseorang yang dikenalnya melalui Facebook.</p>
<p>Lalu kenapa aku yang dipilih/dihubungi? Mari kita coba analisis bersama, ada beberapa kemungkinan:</p>
<ol>
<li>Mungkinkah seseorang menemukan kartu namaku jatuh di jalan, kemudian ditemukan dan tertera embel2 komunitas dunia maya, atau pakar IT, atau apapun? Hmm&#8230; rasanya aku gak pernah buat kartu nama model2 begitu. Ada juga kartu nama gambar Detective Conan dulu pernah buat jaman SD/SMP ^_^. Ah rasanya bukan karena ini.</li>
<li>Apakah aku pernah jadi korban penculikan? Hmm&#8230; sebentar kuingat-ingat dulu. Apa aku pernah diculik dan amnesia sewaktu kecil? Ngg&#8230; kayaknya nggak deh, jaman dulu gak ada facebook. Baru kenal internet juga waktu SMP.  Kalo diculik belum pernah, tapi kalo kecurian sepeda sewaktu maen di ding-dong pernah.</li>
<li>Bokap pernah jadi korban penipuan di internet? Yup, kalo cerita ini benar. Papaku beberapa kali berhubungan dengan penipu di internet mulai embel2 warisan, penyelamatan dana luar negeri, sampai penemuan uang pasca peperangan. Dan papa sampe beberapa kali berhubungan dengan orang2 asing tersebut, sampai2 telpon dan janjian ketemuan di Indonesia (Jakarta dan Semarang). Tapi tidak pernah sampai ketipu, hanya sejauh investigasi dan memuaskan rasa penasaran tentang modus2 penipuan di internet. Tapi kayaknya bukan alasan itu, seharusnya bokap yang diundang.</li>
<li>Atau mereka menganggap akulah pelakunya? Hoh? Oh no.. apakah tampangku tampak seperti kriminal? Hmm&#8230;. (sambil mengaca). Yang ini jelas gak mungkin&#8230; Masak datang ke Wisma Nusantara pakai topeng dengan identitas disembunyikan? He he.. aya-aya wae&#8230;.</li>
</ol>
<p>Sebelumnya saya ucakan mohon maaf tidak dapat memenuhi undangan ini, karena setalah dirasa dan dipikir sejenak aku tidak ada hubungannya dengan hal2 ini. Dibilang pakar juga bukan, pengalaman juga masih cetek, Aktivitas on-line juga gak intens paling cuman blog dan facebook. Twitter aja nganggur gak pernah dipake. Yang jelas bukan jejaring sosial-er banget. Ntar salah ngomong, cuap sana cuap sini malah ngelantur di-&#8217;ece&#8217; (ejek) kayak Roy Suryo kan berabe, cuman beda kumis doank.</p>
<p>Akhirnya jurus andalan terakhir, lempar ke orang laen&#8230; Hi hi hi akhirnya siapa ya yang bakal tampil? Jadi penasaran.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2009/10/26/deniar-dipanggil-tvone-masalah-kriminalitas-via-facebook/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada juga yang dibeli di Apple Store &#8211; Internity</title>
		<link>http://daily.deniar.net/2009/09/27/ada-juga-yang-dibeli-di-apple-store-internity/</link>
		<comments>http://daily.deniar.net/2009/09/27/ada-juga-yang-dibeli-di-apple-store-internity/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Sep 2009 04:06:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>deniar</dc:creator>
				<category><![CDATA[daily]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://daily.deniar.net/?p=293</guid>
		<description><![CDATA[Kemaren jalan-jalan ke Grand Indonesia untuk pertama kalinya. Mulanya kupikir ini mall pasti isinya barang-barang mahal semua, gak kepikiran untuk beli sesuatu di sini. Dan seperti biasanya juga, demen mampir ke apple store (dan sejenisnya) tapi gak untuk beli. Cuman window shopping, alias lihat-lihat saja. Beberapa alasan diantaranya gak punya satu pun apple gadget, sampai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kemaren jalan-jalan ke Grand Indonesia untuk pertama kalinya. Mulanya kupikir ini mall pasti isinya barang-barang mahal semua, gak kepikiran untuk beli sesuatu di sini. Dan seperti biasanya juga, demen mampir ke apple store (dan sejenisnya) tapi gak untuk beli. Cuman window shopping, alias lihat-lihat saja. Beberapa alasan diantaranya gak punya satu pun apple gadget, sampai ipod shuffle sekalipun. Satu lagi, aksesoris apple benar-benar berasa menguras kocek.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 614px"><a href="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs242.snc1/8931_142884923758_606223758_2722197_4115241_n.jpg"><img title="Gantungan iPod Murah" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc1/hs242.snc1/8931_142884923758_606223758_2722197_4115241_n.jpg" alt="Gantungan iPod Murah" width="604" height="453" /></a><p class="wp-caption-text">Gantungan iPod Murah</p></div>
<p>Beberapa deret items berlabel harga ratusan ribu. Harganya 100ribuan, 200rb, 300rb, bahkan banyak yang lebih mahal. Eh tiba-tiba liat ada item seharga 5ooo (lima ribu rupiah). Hah? Kagetnya aku bukan maen, ini serius? Mosok sih ada item seharga segini di apple store &#8211; internity. Pas tanya sama shop keepernya ternyata benar. Gantungan iPod Nano ini seharga 5000. Kualitasnya pun bagus, bahkan lebih bagus daripada gantungan-gantungan hp/music player lainnya yang biasa di jual di counter hape atau toko aksessoris wanita macam strawberry.</p>
<p>Akhirnya kuputuskan beli 3 buah, dan 2 buah lagi mampir sebelum pulang. Lumayan, walau gak punya ipod tapi bisa pake gantungannya untuk ID card kantor. Akhirnya ada juga yang bisa dibeli di Apple Store</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://daily.deniar.net/2009/09/27/ada-juga-yang-dibeli-di-apple-store-internity/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
