Deniar’s Diary Blog

Hanya sekedar curhatan harian

Bagaimana sakratul mautku nanti?

with 7 comments

Pagi ini abis sahur pas bngt kebetulan nonton sinetron ‘pencari tuhan’. Pas bngt nonton salah satu adegan orang sakratul maut. Emang sih dibumbui dengan unsur komedi, tetapi maknanya dalem banget. Di situ sang tokoh tidak dapat menyebutkan “La ila ha ilallah“, tetapi malah menyebutkan ‘ciye ciye’. Audzubila mindalik bagaimana dengan sakratul mautku nanti ya? Bukan tidak mungkin terjadi, bisa saja aku menyebutkan hal2 yang aku sukai di dunia. Jgn sampe bilang ‘blog’ atau ‘plurk’

Written by deniar

September 10th, 2008 at 4:34 am

Posted in daily

Tagged with

7 Responses to 'Bagaimana sakratul mautku nanti?'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to 'Bagaimana sakratul mautku nanti?'.

  1. Duh mulai kurangi deh blog dan plurk yg tak bermanfaat

    deniar

    10 Sep 08 at 4:36 am

  2. jadi….blog saya ???….. oh….

    astaghfirullah….

    Amrul

    10 Sep 08 at 9:44 am

  3. Aduh iya juga tuh, judulnya pantes ditujukan buat kita semua…bagaimana sakratul mautku nanti? :)

    yonna

    10 Sep 08 at 12:21 pm

  4. @Amrul
    Istighfar….istighfar….

    @yonna
    iya mengena banget, mari kita renungi bersama

    deniar

    10 Sep 08 at 1:17 pm

  5. yah, ngak segituny kali, den…
    makanya, banyakin postingan tentang agama. jadi yang disebut bukan media-nya. tapi postingan tentang agama yang bermanfaatnya. hehehe… :D

    Yudha P Sunandar

    10 Sep 08 at 9:57 pm

  6. serem ah bahasannya… msh ngerasa banyak dosa nih

    senny

    11 Sep 08 at 11:32 am

  7. @Yudha
    amin.. iya harus lebih bermanfaat sekarang

    @senny
    iya sama… yuk bertaubat

    deniar

    13 Sep 08 at 2:34 am

Leave a Reply