Memasuki Ramadhan, dengan doa malaikat jibril
Alhamdulillah akhirnya bisa sampai juga umur ini ke Ramadhan kali ini, Ramadhan yang telah dinantikan oleh seluruh muslim di bumi ini. Dan pengalaman pertama puasa di tempat kerja.
Menjelang Ramadhan kali ini ada satu hal yang nampak berbeda dari Ramadhan sebelumnya. Nampak banyak sekali teman-teman yang mengirim pesan baik lewat e-mail, sms, friendster, ataupun plurk (ngeplurk gitu?). Pesan yang berbunyi “Mohon maaf lahir dan batin” dengan berbagai modifikasinya. Nampak aneh, biasanya budaya ini menjelang hari akhir puasa atau hari raya Idul Fitri, tapi kenapa disampaikannya sebelum memasuki Ramdhan.
Sebelumnya juga masuk beberapa tausiyah tentang ‘doa malaikat Jibril’ yang mengatakan kalau Jibril memohon kepada Allah untuk mengabaikan puasa pengikut Muhammad SAW apabila sebelum Ramadhan mereka belum meminta maaf kepada kedua orangtua, famili, dan orang di sekitarnya. Nampaknya ini adalah pengaruh dari message yang tersebar ini. Aku juga gak menggali dalam tentang kebenaran pesan ini. Tidak tahu juga darimana asal pesan ini, ataupun dalil yang mengatakannya. Aku juga bukan orang yang begitu dalam pengetahuan serta eksplorasinya tentang agama.
Well, terlepas dari kebenaran tersebut, ada satu hal yang aku soroti secara positif. Setidaknya menjalani Ramadhan dengan lebih plong (lebih dahulu dari biasanya) dan hati yang (lebih) bersih. Kepada semuanya
Mohon Maaf Lahir dan Batin, semoga Ramadhan kali ini lebih baik daripada tahun lalu.
Semoga kita semua diberikan kekuatan untuk menjadi lebih baik di Ramadhan ini. Selamat menjalankan ibadah-ibadah dan perjuangan2 di bulan penuh berkah ini.
*) Mohon maaf untuk sms2 yang tidak terbalas, karena pulsa yang belum teriisi.
About this entry
You’re currently reading “ Memasuki Ramadhan, dengan doa malaikat jibril ,” an entry on Deniar’s Diary Blog
- Published:
- 9.1.08 / 12pm
- Category:
- daily

14 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]